Minggu, 15 Desember 2013

Semu.....


Senyummu seperti setetes air digurun duka
Hadirmu menepis tetesan air disepasang mata yg kelam
Hampa dan sakit karna duka

Kata orang cinta adalah cahaya ditengah gulita
Cinta seperti goresan tinta dikertas kosong kehidupan
Duka, luka dan lara menghampiri mereka yang mengenal cinta

Dimanakah cinta???????
Kamu ada membawa cinta dan bahagia
namun semu

wira

Perkembangan Rabab dari Zaman Dahulu, Sekarang, dan Kedepannya


Rabab adalah salah satu musik tradisional masyarakat minang pesisir selatan sumatera barat yang saat sekarang ini peminatnya sudah berkurang terutama pada kalangan remaja, karna remaja sekarang lebih suka melihat orgen tunggal dan band daripada musik rabab itu sendiri. Oleh krena itu, saya akan menjelaskan perkembangan rabab itu sendiri supaya musik rabab ini bisa diketahui oleh masyarakat luas dan lebih disukai oleh kalangan remaja.
            Jika bicara tentang rabab saya telah betemu dengan nara sumber yang berprofesi sebagai tukang rabab, dia telah lama menekuni profesi sebagai tukang rabab yaitu mulai tahun 1972 sampai sekarang. M. Janis, orang-orang biasanya memanggilnya bapak anis, pak anis adalah seorang tukang rabab yang banyak dikenal oleh masyarakat pesisir selatan bukan masyarakat pesisir selatan saja bahkan masyarakat diluar pulau sumaterapun sudah mengenal bapak ini, bapak ini lahir pada tanggal1 januari 1953 di balai selasa pesisir selatan, yang mendorong bapak ini menjadi tukang rabab adalah karna faktor ekonomi.
            Pada zaman dahulu ada 4 sekawan yang tergabung dalam melakukan pertunjukan musik rabab, 4 sekawan itu bernama Picam dia berasal dari kambang, Pirin dia berasal dari surantih, Munas dan alamsyah juga berasal dari kambang. Orang yang mendirikan Rabab ini tidak lain adalah bapak Picam kemudian dia mengembangkan musik rabab ini kepada muridnya yaitu Pirin, Munas, Alamsyah dan bapak Anis adalah muridnya pak Pirin. 4 sekawan ini pernah mengikuti festival di Jakarta, dan juga keempat orang ini mempunyai keahliahnya masing-masing, dimana bapak Picam sangat ahli pada perasaian, bapak Pirin sangat ahli bakaba, bapak Munas ahli dibidang maratok, dan bapak Alamsyah ahli dibidang badendang, pada zaman sekarang ini tidak ada yang bisa mengalahkan mereka berempat.
            
 Pada zaman dulu tepatnya sebelum tahun 1977 musik Rabab tidak mengunakan gendang sebagaimana sekarang, dulu musik Rabab ini memiliki jadwal yaitu pada jam 7 malam menceritakan nasib dan perasaian, jam 11 malam malereng, dan jam 2 malam bakaba dan juga dalam menampilkan pertunjukkan musik rabab ini pemainnya harus duduk diatas kasur dan bantal dimana kasur dan bantal ini berfungsi sebagai jimat. Jadwal dendang secara rinci yaitu:
Pembukaan atau sikambang data
Masuk jadwal atau sikambang lagan
Sikambang aia terjun atau lagu-lagu dulu
Dendang parasaian
Dendang parantauan
Dendang kapaneh
Dendang hujan
Dendang buruang
Dendang bungo
Pacaraian
Penutup

Pada tahun 1977 barulah gendang masuk dalam musik Rabab dikarenakan musik rabab banyak membuat penontonnya kurang bersemangat menontonnya dan oleh sebab itu diciptakanlah gendang oleh Lidar dan Mayor, lagu pertama yang dibawakan adalah lagu sitinjau lauik dan tukang gendangnya yaitu bapak Pirin.
            Pada tahun 1980 sampai sekarang musik Rabab yang dibawakan oleh orang-orang tersebut adalah tiruan bukan hasil belajar dari guru besar tukang rabab itu sendiri. Dulu dan sekarang banyak sekali terdapat perbedaan diantaranya dari segi peminatnya, dulu banyak sekali kalangan remaja menyukai musik rabab sedangkan sekarang sudah sedikit dan mudah cepat puas dan semua itu dikarenakan oleh musik rabab itu sendiri, musik rabab yang sekarang tidak sebagus musik rabab zaman dahulu.
            Perkembangan musik tradisional Rabab ini untuk kedepannya mungkin bisa ditemukan di daerah Sindang tepatnya di lunang silaut atau dibagian selatan pesisir karena di daerah sini banyak sekali peminat musik Rabab dan juga sudah didirikan sanggar musik Rabab. Kalau untuk keseluruhan peminat musik Rabab ini tidak sebanyak zaman dahulu.

Sumber: M. Janis

Mesjid Senilai Rp. 4,05 milliar Kebanggaan Masyarakat Sungayang


Di tengah-tengah gemericik hujan yang turun di nagari Sungayang, kami pergi ke lokasi mesjid yang bisa dikatakan mesjid termegah di Sumatera Barat. Sesampainya di lokasi terlihatlah mesjid tersebut dengan warna hijau yang sangat menyejukkan mata  dan dihiasi dengan air mancur di halaman mesjid tersebut, 2 menara yang terlihat berdiri kokoh di atas mesjid tersebut menambahkan kesan mewah pada mesjid ini. Dan kami disambut oleh petugas mesjid itu sendiri, karena pengurus mesjid tidak bisa hadir lantaran hari hujan, petugas mesjid tersebut bernama pak Yondri, dia sangat ramah dan sangat senang membantu kami untuk mengelilingi mesjid tersebut dan menjawab setiap pertanyaan yang kami berikan.
Mesjid Baiturrahman adalah mesjid termegah dan tercantik yang berada di nagari sungayang, sebuah kenagarian yang berjarak sekitar tujuh km dari Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Mesjid ini dibangun oleh kesepakatan masyarakat bersama, dan juga dengan gerakan wakaf. Mesjid senilai Rp. 4,05 milliar ini dibangun dari dana masyarakat perantau sungayang dan donatur lainnya.
Mesjid ini sempat mengalami beberapa renovasi, yaitu 1926 akibat gempa bumi padang panjang dan pada tahun 1988. Namun, mesjid ini mengalami kerusakan berat akibat gempa pada tahun 2007 sehingga pembangunannya harus diroboh totalkan karena tidak layak pakai lagi. Pembangunan mesjid ini kembali dilakukan tidak lama setelah itu dan selesai pada tahun 2011. “peletak batu pertama pembangunan mesjid dilakukan oleh bupati tanah datar ini sendiri” tutur pak Yondri selaku petugas mesjid ini.
Mesjid baiturrahman ini diresmikan oleh Gubenur Sumatera barat Irwan Prayitno, peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dihalaman mesjid itu. Acara peresmian dihadiri Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe, Dirut PT Semen Padang, H. Munadi Arifin, Muspida Tanah Datar, Kakanwil Kementrian agama Sumatera Barat, Pemuka Masyarakat dan masyarakat sekitar.
“Mesjid ini diresmikan pada hari sabtu tanggal 3 september 2011, arsitektur dan kaligrafi mesjid ini terinspirasi dari mesjid nabawi madinah, kaligrafi ini tidak diukirkan melainkan di printing seperti spanduk, dan juga mesjid ini mampu menampung jamaah sebanyak 1000 jamaah” tambah pak Yondri.
Model mesjid yang menyerupai mesjid nabawi dimadinah ini awalnya dikonsep oleh Dt. Sanguno dirajo, kemudian diserahkan kepada panitia pembangunan, kemudian diserahkan kepada arsiteknya Rori Pasla di politeknik UNAND padang untuk membuatkan rencana teknisnya. Mesjid yang mempunyai 4 menara ini mempunyai 5 buah kubah di dalam mesjid, dimana 5 buah kubah tersebut melambangkan 5 jorong di nagari sungayang. Ketika kami memasuki mesjid ini, rasa kagum menyelimuti hati kami, bagaimana tidak semua yang ada didalam ruangan mesjid ini, mulai dari lantai, lonteng, dinding membuat kami terasa berada di mesjid nabawi yang aslinya. Lampu-lampu mewah yang menghiasi langit-langit mesjid yang begitu indah, membuat semua pengunjung yang ada disana terpana melihatnya.
Ada yang unik di mesjid ini, yaitunya mesjid cantik di nagari sungayang ini mempunyai banyak ruangan, yang mana setiap ruangan mempunyai fungsi masing-masing, diantaranya yaitu ruang kantor, ganti mukenah, ruangan tempat whudu khusus imam, ruangan perlengkapan dan mesjid ini juga mempunyai perpustakaan kecil-kecilan yang didalamya berisi buku-buku tafsir. Diteras mesjid ini juga dilengkapi dengan papan informasi bagi pengunjung yang ingin tahu tentang mesjid ini bisa melihat papan informasi, mulai dari pengurus mesjid sampai kegiatan yang pernah dilakukan oleh mesjid itu sendiri.
Mesjid yang di ketuai oleh bapak Drs. H. Masrefi, Ms ini mempunyai kegiatan rutin tiap bulan dan tiap minggunya, “kegiatan di mesjid ini biasanya melakukan katam Quran, wirid tiap minggunya, dan juga sekali sebulan kami juga mendatangkan DR. H. Gusrizal Gazaha, Lc” tambah pak Yondri. Tapi sangat disayangkan mesjid semegah ini tidak ada mempunyai TPA dan juga grup kasidahnya tidak aktif, menurut pak Yondri semua itu dikarenakan generasi baru sekarang belum ada yang menjadi ulama dan tidak ada yang mau menggerakkan kegiatan itu, beda dengan generasi yang dulu di nagari sungayang ini banyak menciptakan para ulama dan kegiatan islami di mesjid tersebut banyak yang aktif. “ untuk mengantisipasi itu semua, kami dari pihak mesjid ini mewajibkan seluruh anak di Nagari Sungayang masuk MDW” tutur pak Yondri.
Disaat kami sedang bercengkrama dengan pak Yondri, kami melihat sekelompok anak-anak berpakaian muslim dengan wajah yang sangat ceria memasuki mesjid ini dengan seorang Ustadz, pak Yondri mengatakan bahwasanya orang-orang itu adalah peserta MDW dengan gurunya. Anak-anak ini sangat bersemangat mengikuti belajar membaca Alquran, sehingga membuat suaranya memenuhi seluruh ruangan mesjid baiturrahman, yang akan menjadi generasi penerus kegiatan dimesjid yang megah ini. Mutia Hartati

Sabtu, 07 Desember 2013

Arti kehidupan


Matahari sudah hampir tenggelam
Senjapun sudah bisa menanpakkan wajahnya
Malampun sudah mengeluarkan lidahnya
Yang membuat senja hilang ditelan malam

Terlihat seorang anak kecil sedang merenung nasibya
Membuat diriku tertegun menatapnya
Wajahnya begitu polos menatap padaku
Seakan memanggil diriku menghampirinya


Anak itu pergi berlari menjauhiku
Diriku terbangun dalam lamunanku
Diriku tidak tahu apa yang telah terjadi
Tubuhku terasa kaku dan lunglai

Sejenak aku menyadari apa yang terjadi
Anak kecil itu telah menyadariku
Apa arti kehidupan ini sebenarnya
yang selama ini tidak pernah ku mengerti




kedamaian


kabut pagi begitu indah menyambutku
embun pagi begitu sejuk menyentuh tubuhku
membuatku merasakan ketenangan dihidupku
yang penuh dengan keributan dan keramaian


ingin rasanya ku terbang tinggi
dimana kubisa menemukan kedamaian
kedamaian yang selama ini kurindukan
kedamaian yang selama ini ku dambakan

namun sampai sekarang
aku belum bisa menemukannya
dimanakah aku bisa menemukannya
aku ingin sekali merasakan kedamaian dalam hidupku

tuhan.........
aku ingin lari dari kehidupanku sekarang
aku ingin hilang dari dunia yang sangat kejam ini
aku ingin merasakan kedamaian dalam hidupku
walau hanya sekali dalam hidupku

Jumat, 06 Desember 2013

Balada Kehidupan


Gue liana, orang-orang memangil gue dengan sebutan lian, kata teman-teman sih gue orangnya rame, lebai, plus agak pintar, dan aktif, namun tidak pernah punya pacar. Yapzzzz,,,, tidak pernah pacaran adalah hal terburuk yang pernah gue alami dalam hidupku. Mungkin ini biasa menurut sebagian orang tapi kalau menurut gue ini adalah hal yang luar biasa dan momok yang paling menakutkan dalam hidup gue, karna teman-teman gue sudah punya pacar semuanya, bayangkan ya guys,,,, gimana rasanya nongkrong dengan teman-teman yang punya pacar disamping kita, kemudian kita duduk disampingnya bagaikan sapi ompong yang sedang menunggu makanan dari majikannya, semua itu sangat menyakitkan plus nyesekk banget dalam hati gue, alhasil aku hanya bisa melihat kemesraan mereka yang menurut gue sangat kelewat batas tersebut, tapi gak pa2 mungkin keberuntungan belum berpihak padaku.
       Untuk mengisi waktu yang kosong tersebut saya mencari kehidupan dengan berlayar didunia maya, dunia maya adalah dunia yang sangat membahagia dalam hidupku, dunia maya juga sangat mengerti tentang kondisi gue, teman-teman di dunia maya sangat menyenangkan jika dibandingkan dengan dunia nyata. Yah begitulah, hari-hariku sering ku habiskan untuk berlayar didunia maya terutama pada media sosial yang bernama facebook, bayangkan dalam waktu 6 bulan gue sudah bisa mendapat teman lebih kurang 2000 ribu teman, ya,,,, sungguh ajaib bin aneh,,,, sampai-sampai saya dipanggil oleh teman-teman dengan sebutan ratu OL. Selain ol gue juga hobi mengupdate status, tiap detik, menit, jam status gue sering nongol diberanda teman-teman gue, dan apa yang terjadi guyssssss???? Semua teman gue baik di kos, kampus sampai teman lama gue pun memberontak dan melarang seorang lian meupdate status, ya gue sih heran dan tertawa geli,,, lucu aja gue yang update status kok mereka yang sewot,, suka-suka gue donkkk,, mau tiap detik kek,, tiap jam kekk,, emank gue pikirin, kalau gak mau status gue nongol di berandanya gak usah dilike atau di koment kapan perlu blokir gue dari daftar pertemannya, gitu aja kok repot. Seorang yang bernama lian gak butuh banyak teman, yang sangat gue butuh sih Cuma jempol mereka hehehehehehe lagian mereka yang banyak komentar tersebut juga pelit atas jempolnya, jadi gak pa2 kalau seandainya mereka menghapus lian dari daftar pertemanannya, bukannya egois ya guysss tapi mereka tu gak ngerti apa yang kurasakan, mereka sih enak ada seorang cowok yang memperhatiin mereka tiap menit, tipa jam.  Sedangkan gue,,, boro2 punya cowok gebetan aja gak punya........ hikzhikzhikz lewat dunia maya ini gue bisa melampiaskan apa yang kurasakan.
       Kadang pernah sih berpikir, apa sih yang kurang pada seorang lian, kalau dibilang jelek gak jelek-jelek amat kok, kalau dibilang bodoh gak bodoh-bodoh amat, trus gue kurang apa sih??????????????? Kenapa gak ada cowok yang mau deketin diriku, apa salahku????? Hehehehehe lebai dikit gak pa2 kan.
Hmm memang sih gak ada cowok yang mencoba ngedeketinku tapi bukan berarti aku gak punya tambatan hati alias suka sama seorang cowok kaaaaaaan!!!!! Wkwkwkwkwkwkwk
Opzzzzz,,, keceplosan’’’’’’ ok,, mumpung udah terbongkar ya dibongkar abis aja deh, well’’ cowok yang gue suka tu satu kampus dengan gue tapi beda lokal dan beda jurusan, gue juga gak ngerti kenapa gue bisa suka sama tu cowok, teman-teman bilang sih dia gak ganteng, badannya kurus, pokoknya dia tidak termasuk cowok yang sempurna, tapi dimata seorang lian cowok itu sempurna bangetz alias ferfecto, mungkin juga faktor jatuh cinta kali ya,,, karna kata orang,  orang yang jatuh cinta matanya buta memank benar kali ya,,, gue sering berkhayal kalau kisah cinta cinta gue tu semanis kisah cinta drama korea yang penuh dengan warna warni, pengorbanan dan banyak membuat penontonnya menangis hikzhikzhikz’’’’ kok jadi nangis sih,,, ketahuan deh cinta koreanya,,, hehehehe
       Pasti kalian bertanya-tanya bagaimana ending dari kisah cinta seorang lian, apakah semanis drama korea yang mampu membuat pengemarnya termehek-mehek atau berakhir dengan bahagia,, semua jawabannya salah, karna akhir dari kisah cinta seorang lian tidak tau endingnya, ya memank begitu keadaannya. Bayangkan saja guyssss, bagaimana mungkin bisa jadian kalau antara lian dengan pujaan hatinya gak pernah berkomunikasi, boro-boro bicara berdua ngelihat dia lewat aja seorang lian sudah grogi tingkat tinggi, rasanya tu bagaikan disambar petir disiang bolong kemudian disentrum dengan listrik’’ menegangkan banget nget nget nget hehehehe ^_^
Andai kisah cinta ku itu seperti drama korea pasti hidupku indah banget,, ya itu sih hanya mimpi sih guys!!!!!!!
       Selain kisah cinta seorang lian yg tidak tau ujungnya,,,,,kehidupan seorang lian tu juga gakkk senang-senang banget,, buktinya tiap makan seorang lian sering numpang ama teman kosnya. Mungkin kalau kalian jadi lian ya merasa malu numpang ama teman, tapi bagi seorang lian selagi perut bisa kenyang dan tidur tetap pules, whatever dengan semua kata-kata yang mengenai dirinya, hahahahahaha
Oooopzzzzz memang gak punya malu gue ya,,, hmmm begitulah gue, tetap menjadi gue dan selamanya jadi gue. Gue ngejalanin hidup ne sih fine2 aja selagi jalan yang gue tempuh tidak salah dan menurut gue itu sangat menarik ya kenapa tidak aku mencoba hal2 sesuka hati gue,, semua perkataan yang pernah dilontar pada gue, gue hadapi aja dengan senyuman, ya hadapi dengan senyuman, karna ya guyzzz hidup ne Cuma sekali dan tidak pernah terulang lagi, selagi kita masih bisa melakukan sesuatu kenapa tidak kita lakukan yang terbaik untuk diri kita dan semua orang.
       Tapi guyzzzz,, dengan kalian membaca ini pasti kalian kira hidup lian itu senang, kalau kalian kira seperti itu kalian salah besar guyzzzz, hidup lian tidak senang guyzzz, dia sering memimpikan seorang pangeran datang kepadanya  dan menerima dia apa adanya, tapi sayang guyzzzz lian tidak pernah bisa mewujudkan mimpinya tersebut, dia sering mendapat ejekan dari temannya, kenapa sih lo gak punya cowok, pasti gak ada cowok yang mau ama kamu ya,,, yang paling membuat hidup seorang lian terpuruk adalah mendengar perkataan seperti dari orang-orang sekitar gue. Tapi itu tidak membuat gue patah semangat, gue selalu tetap semangat dan selalu menjadi diri gue sendiri, persetan dengan cinta dan cowok, tanpa mereka pun gue bisa ngejalanin hidup gue yang penuh warna ini, jangan harap hanya gara-gara masalah seperti itu aktivitas gue terganggu, hanya orang bodoh dan lemot yang patah semangat ngejalani hidupnya Cuma gara-gara cinta dan cowok.

       Ok guyzzz,, gimana pasti seru kan kisah hidup lian, ya meskipun endingnya gak seperti yang diharapkan ya mau gimana lagi memang seperti itu adanya, dan gak bisa diganggu gugat lagi hehehehehehe
Meskipun ada mimpi kita yang tidak bisa terpenuhi bukan berarti kita tidak semangat ngejalani hidup kita kan guyzzz,,,,,,,,, karna mimpi kita bukan satu guyzzzz,,, mimpi kita banyak yang masih bisa kita gapai, selagi kita bisa mewujudnya, kenapa tidak kita berikan yang terbaik untuk diri kita dan untuk orang lain hehehehehe
Tetap semangat guyzzzzz dan selalu tersenyum apapun yg terjadi pada kita’’’’’’’’’
Keep smile guyzzzz ^_^ hahahahahah

Perbedaan Remaja Zaman Dahulu Dengan Remaja Zaman Sekarang


Masa remaja adalah masa yang paling indah, masa remaja adalah masa yang sangat dinanti-nanti oleh semua orang. Pada masa remaja, seseorang memasuki kehidupan baru karena ia dianggap bukan anak-anak lagi. Oleh karena itu, remaja diharapkan dapat bersikap  seperti orang dewasa dan mulai meninggalkan sikap kekanak-kanakan. Seseorang yang sedang memasuki masa remaja cenderung untuk menggabungkan dirinya dalam kelompok-kelompok sosial. Begitu kuatnya pengaruh kelompok ini bagi kehidupan mereka, hingga seringkali dampak yang diakibatkan pada dirinya melebihi pengaruh keluarga mereka sendiri.
Jika bicara tentang perilaku remaja dahulu dan remaja sekarang, perilaku remaja zaman dahulu dan sekarang sangat jauh berbeda, karena banyak faktor yang mempengaruhi kenapa bisa terjadi seperti itu. Dengan perkembangan transfortasi dan teknologi yang sudah canggih sehingga berdampak kepada tingkah laku remaja itu sendiri. Pada jaman dahulu, sarana transportasi tidak sebanyak sekarang. Tidak sedikit remaja yang berjalan kaki menuju sekolah, atau berjalan kaki menuju jalan raya agar bisa naik angkutan umum. Sehingga mereka harus bangun lebih awal agar tidak terlambat ke sekolah. Penampilan mereka pun rapi, sopan, dan tertutup, potongan rambutnya pun biasa saja. “ waktu kami remaja dulu tidak ada remaja yang pergi kesekolah bawa motor pribadi, semuanya berjalan kaki menuju kesekolah, dan juga pada zaman kami dulu tidak banyak anak SMP yamg bisa bawa motor karena memang pada waktu itu tidak banyak orang yang memilki motor” tutur bundo Yan.
Tutur kata remaja pada jaman dahulu pun bisa dikatakan sangat santun, terlebih lagi bila lawan bicaranya adalah orang yang lebih tua. “dulu saat melihat ninik mamaknya datang kerumah, selalu diberi minuman dan salam trehadap mamaknya, tapi remaja sekarang jangankan memberi salam melihat mamaknya saja banyak remaja sekarang yang lari dan mengalihkan pandangannya” kata pak Jon. Pada zaman dahulu waktu malam hari remajanya pergi kemesjid untuk mengaji dan shalat berjamaah setelah itu membuat tugas rumah yang diberikan oleh gurunya, tidak ada yang keluar malam untuk berhura-hura dengan temannya. “Pakaiannya pun sopan-sopan, pakaian remaja zaman dahulu selalu dalam dan longgar tidak ada yang melihat auratnya” tambah pak Jon.
Jika dibandingkan dengan ramaja sekarang sangat bertolak belakang dengan remaja yang dulu, mulai dari tutur katanya, pakaiannya tingkah lakunya sampai kegiatannya pun sangat berbeda dengan remaja zaman dahulu. Sejak sarana informasi dan telekomunikasi semakin berkembang, pola pikiran remajapun berkembang pula. “Saat ini banyak kita lihat anak sekolah dasar memegang handphone daripada memegang buku, sekalipun tujuan orang tuanya baik agar anaknya bisa lancar dalam komunikasi, akan tetapi terlalu berlebihan rasanya apabila anak sekolah dasar membawa handphone kesekolah” tambah bundo Yan.
Perubahan perilaku anak zaman dahulu dengan zaman sekarang tidak lepas dari faktor orang tuanya, lingkungan dan temannya. Peranan orang tua sangat dibutuhkan apabila anak sudah menginjak usia remaja kerena pada usia ini kondisi anak sedang labil dan sedang mencari jati dirinya. Anak yang kurang mendapat pendampingan dari orangtua cenderung untuk mencari hiburan sendiri. Mulai dari menonton televisi, browsing di internet atau nongkrong dengan teman-temannya di mall atau cafĂ©. Akibatnya, banyak remaja yang gaya hidupnya mulai meniru apa yang dilihatnya dari televisi atau internet. Mulai dari gaya bicara, gaya berpakaian, bahkan potongan rambut. “remaja sekarang banyak cara berpakaiannya meniru artis idolanya, tatanan rambutnya banyak meniru gaya aktor dan aktris korea” tutur buk Laila.
            Jika kita amati bersama, perbedaan mendasar remaja jaman dahulu dengan remaja masa kini adalah pada semakin banyak dan bervariasinya fasilitas teknologi yang dapat mereka nikmati. Apabila dibandingkan dengan generasi terdahulu, terjadi perubahan kondisi lingkungan sosial di mana pekerjaan yang biasanya dilakukan secara manual, banyak digantikan oleh peralatan yang bersifat modern. Dalam hal ini, orangtua harus lebih memperhatikan perkembangan anak dan apa yang mereka lakukan dengan cara menerapkan kedisiplinan, menjalin komunikasi yang baik dengan anak, dan menanamkan pendidikan budi pekerti agar tidak mudah terpengaruh pada efek negatif dari teknologi yang semakin berkembang